Kamis, 10 November 2016

Perbandingan KTSP dan KURTILAS untuk UTS Dr.Dirgantara Wicaksono.M.Pd

Perbandingan KTSP dan KURTILAS
  1. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diberlakukan mulai tahun ajaran 2006/2007. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, KTSP disusun oleh satuan pendidikan masing-masing. Pemerintah (Depdiknas) hanya memberikan rambu-rambu penyusunan atau pengembangannya. Melalui rambu-rambu yang telah ditetapkan diharapkan satuan pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA) diharapkan bisa mengembangkan KTSP sebagai dasar untuk merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran bagi siswa.
KTSP yang merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2004 (KBK) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan/sekolah. Penyusunan KTSP yang dipercayakan pada setiap tingkat satuan pendidikan hampir senada dengan prinsip implementasi KBK (Kurikulum 2004) yang disebut Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah (KBS). Prinsip ini diimplementasikan untuk memberdayakan daerah dan sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengelola serta menilai pembelajaran sesuai dengan kondisi dan aspirasi mereka. Prinsip pengelolaan KBS mengacu pada “kesatuan dalam kebijaksanaan dan keberagaman dalam pelaksanaan”. Yang dimaksud dengan “kesatuan dalam kebijaksanaan” ditandai dengan sekolah-sekolah menggunakan perangkat dokumen KBK yang “sama” dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Sedangkan “keberagaman dalam pelaksanaan” ditandai dengan keberagaman silabus yang akan dikembangkan oleh sekolah masing-masing sesuai dengan karakteristik sekolahnya.
  1. Prinsip dan Acuan Pengembangan KTSP
KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut:
a.       Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
b.      Beragam dan terpadu
c.       Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
d.      Relevan dengan kebutuhan kehidupan
e.       Menyeluruh dan berkesinambungan
f.       Belajar sepanjang hayat
g.      Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
h.      Komponen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Komponen dalam KTSP, yaitu:
1.      Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan
2.      Struktur dan muatan KTSP
3.      Kalender Pendidikan
4.      Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP)
Komponen 1: Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
Rumusan tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan mengacu pada tujuan umum pendidikan berikut.
·         Tujuan pendidikan dasar, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut
·         Tujuan pendidikan menengah, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut
·         Tujuan pendidikan menengah kejuaruan, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
Komponen 2: Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah tertuang dalam Standar Isi, yang dikembangkan dari kelompok mata pelajaran sebagai berikut.
·         Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
·         Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
·         Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
·         Kelompok mata pelajaran estetika
·         Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan
Sedangkan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Diantaranya dalam muatan kurikulum yaitu Mata pelajaran, Muatan lokal, Kegiatan pengembangan diri, Pengaturan beban belajar.
Komponen 3: Kalender Pendidikan
Satuan pendidikan dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memerhatikan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi.
Komponen 4: Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pengajaran
Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar kedalam materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Berdasarkan silabus inilah guru bisa mengembangkannya menjadi Rancangan Pelaksanaan Pembelajaraan (RPP) yang akan diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswanya.
  1. Kurikulum 2013 (KURTILAS)
1)      Pengembangan kurikulum didasarkan pada prinsip-prinsip berikut:
a.       Kurikulum satuan pendidikan atau jenjang pendidikan bukan merupakan daftar mata pelajaran. Atas dasar prinsip tersebut maka kurikulum sebagai rencana adalah rancangan untuk konten pendidikan yang harus dimiliki oleh seluruh peserta didik setelah menyelesaikan pendidikannya di satu satuan atau jenjang pendidikan tertentu. Kurikulum sebagai proses adalah totalitas pengalaman belajar peserta didik di satu satuan atau jenjang pendidikan untuk menguasai konten pendidikan yang dirancang dalam rencana. Hasil belajar adalah perilaku peserta didik secara keseluruhan dalam menerapkan perolehannya di masyarakat.
b.      Standar kompetensi lulusan ditetapkan untuk satu satuan pendidikan, jenjang pendidikan, dan program pendidikan. Sesuai dengan kebijakan Pemerintah mengenai Wajib Belajar 12 Tahun maka Standar Kompetensi Lulusan yang menjadi dasar pengembangan kurikulum adalah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik setelah mengikuti proses pendidikan selama 12 tahun. Selain itu sesuai dengan fungsi dan tujuan jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta fungsi dan tujuan dari masing-masing satuan pendidikan pada setiap jenjang pendidikan maka pengembangan kurikulum didasarkan pula atas Standar Kompetensi Lulusan pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta Standar Kompetensi satuan pendidikan.
c.       Model kurikulum berbasis kompetensi ditandai oleh pengembangan kompetensi berupa sikap, pengetahuan, keterampilan berpikir, dan keterampilan psikomotorik yang dikemas dalam berbagai mata pelajaran. Kompetensi yang termasuk pengetahuan dikemas secara khusus dalam satu mata pelajaran. Kompetensi yang termasuk sikap dan ketrampilan dikemas dalam setiap mata pelajaran dan bersifat lintas mata pelajaran dan diorganisasikan dengan memperhatikan prinsip penguatan (organisasi horizontal) dan keberlanjutan (organisasi vertikal) sehingga memenuhi prinsip akumulasi dalam pembelajaran.
d.      Kurikulum didasarkan pada prinsip bahwa setiap sikap, keterampilan dan pengetahuan yang dirumuskan dalam kurikulum berbentuk Kemampuan Dasar dapat dipelajari dan dikuasai setiap peserta didik (mastery learning) sesuai dengan kaedah kurikulum berbasis kompetensi.
e.       Kurikulum dikembangkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan perbedaan dalam kemampuan dan minat. Atas dasar prinsip perbedaan kemampuan individual peserta didik, kurikulum memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memiliki tingkat penguasaan di atas standar yang telah ditentukan (dalam sikap, keterampilan dan pengetahuan). Oleh karena itu beragam program dan pengalaman belajar disediakan sesuai dengan minat dan kemampuan awal peserta didik.
f.       Kurikulum berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik berada pada posisi sentral dan aktif dalam belajar.
g.      Kurikulum harus tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu konten kurikulum harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni; membangun rasa ingin tahu dan kemampuan bagi peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat hasil-hasil ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
h.      Kurikulum harus relevan dengan kebutuhan kehidupan. Pendidikan tidak boleh memisahkan peserta didik dari lingkungannya dan pengembangan kurikulum didasarkan kepada prinsip relevansi pendidikan dengan kebutuhan dan lingkungan hidup. Artinya, kurikulum memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari permasalahan di lingkungan masyarakatnya sebagai konten kurikulum dan kesempatan untuk mengaplikasikan yang dipelajari di kelas dalam kehidupan di masyarakat.
i.        Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Pemberdayaan peserta didik untuk belajar sepanjang hayat dirumuskan dalam sikap, keterampilan, dan pengetahuan dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan budaya belajar.
j.        Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dikembangkan melalui penentuan struktur kurikulum, Standar Kemampuan/SK dan Kemampuan Dasar/KD serta silabus. Kepentingan daerah dikembangkan untuk membangun manusia yang tidak tercabut dari akar budayanya dan mampu berkontribusi langsung kepada masyarakat di sekitarnya. Kedua kepentingan ini saling mengisi dan memberdayakan keragaman dan kebersatuan yang dinyatakan dalam Bhinneka Tunggal Ika untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.
k.      Penilaian hasil belajar ditujukan untuk mengetahui dan memperbaiki pencapaian kompetensi. Instrumen penilaian hasil belajar adalah alat untuk mengetahui kekurangan yang dimiliki setiap peserta didik atau sekelompok peserta didik. Kekurangan tersebut harus segera diikuti dengan proses perbaikan terhadap kekurangan dalam aspek hasil belajar yang dimiliki seorang atau sekelompok peserta didik.
  1. Tabel Perbandingan KTSP dan KURTILAS
No
Perbedaan
Kurikulum 2006 (KTSP)
Kurikulum 2013 (KURTILAS)
1.
Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu kepada tujuan umum pendidikan berikut. 
1.   Tujuan pendidikan dasar
adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
2.   Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
3.   Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
4.   KTSP ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ) disusun dalam rangka memenuhi amanat yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Pendidikan dasar dan menengah, dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang:
1.      beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur;
2.      berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif;
3.      sehat, mandiri, dan percaya diri; dan
4.      toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab.

2.
Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut.
1.   Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia 
2.   Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3.   Kelompok mata pelajaran  ilmu pengetahuan dan teknologi
4.   Kelompok mata pelajaran estetika
5.   Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan
Ditinjau dari manajemen sekolah, maka KTSP pada dasarnya merupakan bentuk perencanaan satuan pendidikan pada bidang intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler untuk mencapai visi, misi, dan tujuannya.  
Dokumen KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengahsetidak-tidaknya meliputi:
1.   Kurikulum nasionalyang terdiri dari Rasional, Kerangka Dasar Kurikulum, Struktur Kurikulum, Deskripsi Matapelajaran, KI dan KD, dan Silabus untuk satuan pendidikan terkait.
2.   Kurda yang terdiri dari KD dan Silabus  yang dikembangkan oleh daerah yang bersangkutan, dengan acuan KI yang dikembangkan pada kurikulum nasional
3.   Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
4.   Kegiatan kurikuler (intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler)
5.   Kalender Pendidikan.
3.
Sistem yang digunakan
Dalam kurikulum 2006 yang digunakan Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar
Berbasis mata pelajaran, masing-masing disiplin ilmu dibahas atau dikelompokkan dalam satu mata pelajaran.
Dalam kurikulum 2013 yang digunakan  Kompetensi Inti (KI)
Berbasis tematik, sehingga dalam pembelajaran yang digunakan adalah tema-tema yang menjadi acuan atau bahan ajar.
4.
Silabus yang digunakan
Silabus yang digunakan adalah silabus yang dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan yang berdasarkan silabus nasional.
Silabus yang digunakan adalah silabus dari pusat, sehingga seluruh indonesia menggunakan silabus yang sama.
5.
Mata pelajaran pancasila
Dalam kurikulum 2006, mata pelajaran pendidikan pancasila ditiadakan dan diganti dengan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. 
Dalam kurikulum 2013, mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan dirubah menjadi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
6.
Implementasi kurikulum


Dalam kurikulum 2006, sistem yang digunakan adalah penjurusan. 

Dalam kurikulum 2013, sistem yang digunakan adalah peminatan. 


7.
Beban belajar siswa
Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata pelajaran yang terlalu kompleks melebihi kemampuan siswa.
Beban belajar siswa lebih sedikit dan disesuaikan dengan kemampuan siswa
8.
Proses penilaian
Berfokus pada pengetahuan melalui penilaian output
Berbasis kemampuan
melalui penilaian proses dan output
9.
Penilaian
Menekankan aspek kognitif
Test menjadi cara penilaian yang dominan
Menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara proporsional Penilaian test dan portofolio saling melengkapi
10.
Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Memenuhi kompetensi profesi saja Fokus pada ukuran kinerja PTK
Memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal motivasi mengajar
11.
Pengelolaan Kurikulum
1.      Satuan pendidikan mempunyai kebebasan dalam pengelolaan kurikulum
2.      Terdapat kecenderungan satuan pendidikan menyusun kurikulum tanpa mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan, kebutuhan peserta didik, dan potensi daerah
3.      Pemerintah hanya menyiapkan sampai standar isi mata pelajaran (Satuan pendidikan mempunyai kebebasan dalam pengelolaan kurikulum)
1.     Pemerintah Pusat dan Daerah memiliki kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan pendidikan
2.     Satuan pendidikan mampumenyusun kurikulum dengan mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan, kebutuhan peserta didik, dan potensi daerah 
3.     (Pemerintah Pusat dan Daerah memiliki kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan pendidikan)

  
RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)  TEMATIK


Nama Sekolah        :  .................................
Tema                       :  Kegemaran
Kelas/Semester       :  I / 1
Alokasi Waktu        : 2 minggu

Standar Kompetensi :
1.      IPS                                    :  Memahami identitas diri dan keluarga serta sikap saling    
   menghormati   dalam kemajemukan keluarga.        
2.      IPA                       :  Mengenal berbagai sifat benda dan kegunaanya melalui pengamatan
   perubahan   bentuk-bnetuk
3.      PKN                      :  Membiasakan hidup tertib di rumah dan di sekolah.
4.      Matematika           :  Menggunakan pengukuran waktu dan panjang..
5.      Bahasa Indonesia :
·                     Mendengarkan                  : Memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng yang
  dilisankan.
·                     Berbicara               :  Mengungkapkan  fikiran, perasaan, dan informasi secara lisan
dengan perkenalan dan tegur sapa, pengenalan, benda dan
fungsi anggota tubuh, dan deklamasi.
·                                                         Membaca                     : Memahami teks pendek dengan membaca nyaring.
·                                                         Menulis                       :Menulis permulaan dengan menjiplak menebalkan,
 mencontoh, melengkapi, dan menyalin.
6.      Seni Budaya          : Mengapresiasi karya seni tari
  Mengekpresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar  :
1.   IPS  :
·         Menunjukkan sikap hidup rukun dalam kemajemukan  keluarga.

2.   IPA :
·         Mengenal benda yang dapat  diubah bentuknya.
·         Mengidentifikasikan kegunaan benda di lingkungan sekitar.

3.   PKN :
·            Melaksanakan tata tertib di  rumah dan di sekolah

4.   Matematika :
·            Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu
·            Mengelompokkan berbagai  bangun ruang sederhana ( balok, prisma, tabung, bola
dan kerucut )
5.   Bahasa Indonesia :
·            Membedakan bunyi bahasa.
·            Menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita
·            Menyapa orang lain dengan kalimat sapaan yang tepat dan bahasa yang santun.
·            Membaca nyaring suku kata   dan kata dengan lafal yan tepat.
·            Membaca nyaring kalimat sederhana dengan lafal dan  intonasi yang tepat.
·            Menjiplak berbagai bentuk    gambar, lingkaran, dan bentuk huruf.
·            Menebalkan berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bentuk huruf.
·            Mencontoh huruf , kata, atau  kalimat sederhana dari buku atau papan tulis dengan
benar.
·            Melengkapi kalimat yang    belum selesai berdasarkan  gambar
6.   Seni Budaya dan Keterampilan :
·            Menunjukkan sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan  tinggi rendah.

Tujuan Pembelajaran:
·            Siswa dapat mengidentifikasi hidup rukundantidak rukun.
·            Siswa dapat menjelaskan akibat tidak menjaga kerukunan
·            Siswa dapat merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·            Siswa dapat menjelaskan bentuk, ukuran,rasa., bau, permukaan benda suatu objek.
·            Siswa dapat menjelaskan contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·            Siswa dapat menjelaskan  manfaat mematuhi tata tertib dan akibat tidak
mematuhinya.
·            Siswa dapat mengukur panjang dengan satuan tidak baku
·            Siswa dapat membandingkan dan menunjukkan perbedaan hasil ukur benda dengan
satuan tak baku.
·            Siswa dapat melaksanakan perintah sesuai petunjuk pengerjaannya.
·            Siswa dapat mendeskripsikan benda-benda disekitar ( alat bermain )
·            Siswa dapat membaca teks pendek dengan intonasi dan lafal yang benar.
·            Siswa dapat membaca dengan tempat jeda pendek dan jeda panjang.
·            Siswa dapat menjiplak dan menebalkan huruf dan gambar.
·            Siswa dapat menyalin huruf, kata, dan kalimat dari buku atau papan tulis dengan
benar.
·            Siswa dapat melengkapi kalimat yang belum selesai.
·            Siswa dapat membuat kalimat berdasarkan gambar.
·            Siswa dapat menulis puisi dengan huruf lepas dan dapat dibaca orang lain.
·            Siswa dapat menyebutkan jenis iringan tarian dengan alat musik perkusi.
·            Siswa dapat memilih unsur gerak tarian sesuai dengan iringan.

Karakter siswa yang diharapkan    : Disiplin ( Discipline )
  Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Toleransi ( Tolerance )
Percaya diri ( Confidence )
Keberanian ( Bravery )



Materi Ajar  ( Materi Pokok ) :
·      Peristiwa masa kecil
·      Hidup rukun dalam perbedaan.
·      Operasi hitung bilangan.
·      Pengucapan bunyi atau suara tertentu di sekitar
·      Pelafalan bunyi bahasa
·      Kalimat sapaan
·      Membaca kata dan kalimat.
·      Menjiplak dan menebalkan huruf, kata dan kalimat
·      Unsur – unsur bunyi dan musik melalui pengalaman music
·      Gambar barang budaya/ alami.

Metoda Pembelajaran :
·      Ceramah
·      Diskusi
·      Tanya jawab.
·      Demontrasi.
·      Pemberian tugas.

Langkah-langkah pembelajaran :
A. Kegiatan awal :
Apresepsi/ Motivasi :
  • Mengisi daftar kelas , berdoa, mempersiapkan materi ajar, model, alat peraga.
  • Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis, membaca.
  • Mengumpulkan tugas/ PR
B.  Kegiatan inti   :
Minggu ke 1
Pertemuan pertama  :  3 x 35 menit  ( IPA, PKN, Matematika)
·            Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
·         Melalui penjelasan guru dan peragaan, siswa menjelaskan cara merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·         Menjelaskan perlunya merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·         Menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·         Melalui pengamatan dan demontrasi siswa mengenal  pengukuran dengan satuan tak baku.
·         Menjelaskan manfaat dari mematuhi peraturan di rumah.
·            Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
·         Menyebutkan kewajiban kita dalam merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·         Menyebutkan manfaat  merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·         Melalui penjelasan guru dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, siswa menyebutkan beberapa contoh tata tertib/ peraturan yang dibuat oleh orang tua  di rumah.
·         Menyebutkan beberapa contoh peraturan yang dilaksanakan di sekolah.
·         Mengukur  panjang dan lebar benda dengan satuan tak baku  jengkal.
·         Mencatat hasil pengukuran tiap benda dengan cermat sebagai bahan laporan.
·         Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
·         Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
·         Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan

Alat dan Sumber Belajar
Buku Sumber :
·         Buku Pengetahuan sosial SD kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·         Buku Sains SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·         Buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas 1 SD , Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·         Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.
·         Buku Bina Bahasa Idonesia dan Sastra SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·         Buku Saya Ingin Terampil dan Kreatif D kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.
·         Buku Piwulang Basa SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.

Alat Peraga  :
·         tambang, tali, pita, lidi,
·         Gambar keluarga dari majalah / foto keluarga.
·         Kartu huruf
·         Kartu bilangan.

Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran     
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
Instrumen
Contoh
Instrumen
1.IPA :
·      Merawat tanaman atau hewan
    peliharaan
·      Menceritakan alasan perlunya
    merawat merawat dan
    memelihara lingkungan
·      Menjelaskan bentuk, ukuran, warna, rasa, bau, permukaan benda suatu objek
2.PKN :
·      Menyebutkan beberapa contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·      Menjelaskan manfaat mematuhi tata tertib.
·      Menjelaskan akibat tidak patuh pada tata tertib
4.   Matematika :
·      Mengukur panjang suatu benda dengan satuan tak baku.
·      Menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran panjang dengan satuan  tak baku.
·      Mengukur dan membandingkan panjang benda dengan satuan baku yang tidak sama.

Tes lisan Tes tertulis

Uraian
isian
1.IPA :
·      Bagaimana cara merawat tanaman atau hewan peliharaan
·      Ceritakanlah alasan perlunya merawat merawat dan memelihara lingkungan
·      Jelaskanlah bentuk, ukuran, warna, rasa, bau, permukaan benda suatu objek
2.PKN :
·      Sebutkanlah beberapa contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·      Jelaskanlah manfaat mematuhi tata tertib.
·      Jelaskanlah akibat tidak patuh pada tata tertib
3.Matematika :
·      Bagaimana cara mengukur panjang suatu benda dengan satuan tak baku.
·      Tunjukkanlah perbedaan hasil-hasil pengukuran panjang dengan satuan  tak baku.
·      Bagaimana cara mengukur dan membandingkan panjang benda dengan satuan baku yang tidak sama.

Kriteria Penilaian       
1. Produk ( hasil diskusi )
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1

2. Performansi
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.



2.
Kerjasama



Partisipasi
* bekerjasama
* kadang-kadang kerjasama
* tidak bekerjasama

* aktif  berpartisipasi
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
4
2
1

4
2
1
3. Lembar Penilaian
No
Nama Siswa
Performan
Produk
Jumlah Skor
Nilai
Kerjasama
Partisipasi
1.
2.
3.
4.
5.
7.
8.
9.
10.



 CATATAN :
 Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.



............, ......................20 ...
        Mengetahui                                                                               
        Kepala Sekolah                                                     Guru Tematik kelas 1


          ..................................                                            ..................................
NIP / NIK :                                                          NIP / NIK :



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP ) KTSP

Sekolah                         :   ..........................
Mata Pelajaran            :   Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas I Semester          :   IV/I
Alokasi Waktu             :   1 jam pelajaran @ 35 menit
                                          Pertemuan ke- 1
I.       Standar Kompetensi
1.      Memahami sejarah, kenampakan alam dan keragaman suku bangsa di lingkungan kebupaten/kota dan provinsi
II.    Kompetensi Dasar
1.1  Membaca peta lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana
III. Tujuan Pembelajaran**
¨      Siswa dapat Membaca peta lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana  dengan penanaman nilai  ketelitian ( carefulness)
v  Karakter siswa yang diharapkan :
¨      Kreatif , Komunikatif
IV. Materi Pokok
§  Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana
V.    Kegiatan Pembelajaran (Pertemuan 1 )
Pertemuan 1
·         Kegiatan awal
-      Tanya jawab seputar peta dan simbolnya
-      Siswa diajak menyanyi lagu ”Dari Sabang sampai Mereauke

·         Kegiatan inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Siswa dapat Membaca peta lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana secara Disiplin ( Discipline ) dan perhatian (respect) .
F memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya, secara hormat dan perhatian (respect ),.
F melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan
F memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan dengan cara Disiplin ( Discipline ), Tekun ( diligence ) , Jujur ( fairnes )  dan  teliti ( carefulness).
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Siswa ditugasi membaca lambang/simbol pada peta
F Menunjukkan tempat-tempat penting dalam peta
F membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut  dengan penanaman nilai disiplin ( Discipline );
F memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
F memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
F memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
F memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang  menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.
§  Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
·         Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Menugasi anak maju membaca peta dan menunjukkan tempat-tempat penting di daerah kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggalnya
VI. Alat dan Sumber Bahan
§  Alat Peraga   : Peta/atlas/globe dan peralatan menggambar
§  Sumber          : Buku IPS  kelas IV SD 
                              Buku pendamping yang relevan
VII.  Penilaian
Nilai  Budaya Dan Karakter Bangsa
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
§ Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
§ Komunikatif : Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain
§ Membaca lambang/simbol dalam peta kabupaten/kota dan provinsi di lingkungan tempat tinggalnya dengan menggunakan skala sederhana
§ Menunjukkan tempat-tempat penting di kabupaten/kota daerah tempat tinggalnya pada peta seperti tempat bersejarah, pelabuhan laut/udara, dan lain-lain
§ Menunjukkan daerah tempat tinggalnya (kabupaten/kota)
§ Menunjukkan ibukota dan namanya di provinsi tempat                                                  tinggalnya
§ Menggambar peta kabupaten/kota dan atau provinsi tempat                                               tinggalnya dengan rnenggunakan skala sederhana 
­      Tes Tulis
­      Uraian
­      Bacakan peta lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana
­      Apakah yang dimaksud legenda pada sebuah peta?
­      Jelaskan manfaat skala dalam peta!
­      Apa artinya skala 1 : 1.000.000 dalam suatu peta?
­      Tulislah apa saja tempat-tempat penting yang ada di daerah tempat tinggalmu!
­      Tulislah langkah-langkah menggambar peta!

Format Kriteria Penilaian      
&  Produk ( hasil diskusi )
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1

&  Performansi
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.



2.
Pengetahuan



Sikap
* Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan

* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap
4
2
1

4
2
1

 Lembar Penilaian
No
Nama Siswa
Performan
Produk
Jumlah Skor
Nilai
Pengetahuan
Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.






  
CATATAN :
  Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.


............, ......................20 ...
        Mengetahui                                                                               
        Kepala Sekolah                                                     Guru Mapel IPS


          ..................................                                            ..................................
NIP / NIK :                                                          NIP / NIK :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar