Perbandingan KTSP dan KURTILAS
- Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diberlakukan
mulai tahun ajaran 2006/2007. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, KTSP disusun
oleh satuan pendidikan masing-masing. Pemerintah (Depdiknas) hanya memberikan
rambu-rambu penyusunan atau pengembangannya. Melalui rambu-rambu yang telah
ditetapkan diharapkan satuan pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA) diharapkan
bisa mengembangkan KTSP sebagai dasar untuk merencanakan, melaksanakan, dan
menilai pembelajaran bagi siswa.
KTSP yang merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2004 (KBK)
adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing
satuan pendidikan/sekolah. Penyusunan KTSP yang dipercayakan pada setiap
tingkat satuan pendidikan hampir senada dengan prinsip implementasi KBK
(Kurikulum 2004) yang disebut Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah (KBS).
Prinsip ini diimplementasikan untuk memberdayakan daerah dan sekolah dalam
merencanakan, melaksanakan, dan mengelola serta menilai pembelajaran sesuai
dengan kondisi dan aspirasi mereka. Prinsip pengelolaan KBS mengacu pada
“kesatuan dalam kebijaksanaan dan keberagaman dalam pelaksanaan”. Yang dimaksud
dengan “kesatuan dalam kebijaksanaan” ditandai dengan sekolah-sekolah
menggunakan perangkat dokumen KBK yang “sama” dikeluarkan oleh Departemen
Pendidikan Nasional. Sedangkan “keberagaman dalam pelaksanaan” ditandai dengan
keberagaman silabus yang akan dikembangkan oleh sekolah masing-masing sesuai
dengan karakteristik sekolahnya.
- Prinsip dan Acuan Pengembangan
KTSP
KTSP
dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut:
a. Berpusat pada potensi, perkembangan,
kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
b. Beragam dan terpadu
c. Tanggap terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni
d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
e. Menyeluruh dan berkesinambungan
f. Belajar sepanjang hayat
g. Seimbang antara kepentingan nasional
dan kepentingan daerah
h. Komponen Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP)
Komponen
dalam KTSP, yaitu:
1. Tujuan pendidikan tingkat satuan
pendidikan
2. Struktur dan muatan KTSP
3. Kalender Pendidikan
4. Silabus dan Rencana Pelaksanaan
Pengajaran (RPP)
Komponen
1: Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
Rumusan
tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan mengacu pada tujuan umum pendidikan
berikut.
·
Tujuan
pendidikan dasar, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian,
akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut
·
Tujuan
pendidikan menengah, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut
·
Tujuan
pendidikan menengah kejuaruan, adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
Komponen
2: Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Struktur
kurikulum tingkat satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
tertuang dalam Standar Isi, yang dikembangkan dari kelompok mata pelajaran
sebagai berikut.
·
Kelompok
mata pelajaran agama dan akhlak mulia
·
Kelompok
mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
·
Kelompok
mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
·
Kelompok
mata pelajaran estetika
·
Kelompok
mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan
Sedangkan
muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan meliputi sejumlah mata pelajaran
yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada
satuan pendidikan. Diantaranya dalam muatan kurikulum yaitu Mata pelajaran,
Muatan lokal, Kegiatan pengembangan diri, Pengaturan beban belajar.
Komponen
3: Kalender Pendidikan
Satuan
pendidikan dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah, karakteristik
sekolah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memerhatikan kalender
pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi.
Komponen
4: Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pengajaran
Silabus
merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar kedalam materi
pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk
penilaian. Berdasarkan silabus inilah guru bisa mengembangkannya menjadi
Rancangan Pelaksanaan Pembelajaraan (RPP) yang akan diterapkan dalam kegiatan
belajar mengajar (KBM) bagi siswanya.
- Kurikulum 2013 (KURTILAS)
1) Pengembangan kurikulum didasarkan
pada prinsip-prinsip berikut:
a. Kurikulum satuan pendidikan atau
jenjang pendidikan bukan merupakan daftar mata pelajaran. Atas dasar prinsip
tersebut maka kurikulum sebagai rencana adalah rancangan untuk konten
pendidikan yang harus dimiliki oleh seluruh peserta didik setelah menyelesaikan
pendidikannya di satu satuan atau jenjang pendidikan tertentu. Kurikulum
sebagai proses adalah totalitas pengalaman belajar peserta didik di satu satuan
atau jenjang pendidikan untuk menguasai konten pendidikan yang dirancang dalam
rencana. Hasil belajar adalah perilaku peserta didik secara keseluruhan dalam
menerapkan perolehannya di masyarakat.
b. Standar kompetensi lulusan
ditetapkan untuk satu satuan pendidikan, jenjang pendidikan, dan program
pendidikan. Sesuai dengan kebijakan Pemerintah mengenai Wajib Belajar 12 Tahun
maka Standar Kompetensi Lulusan yang menjadi dasar pengembangan kurikulum
adalah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik setelah mengikuti proses
pendidikan selama 12 tahun. Selain itu sesuai dengan fungsi dan tujuan jenjang
pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta fungsi dan tujuan dari
masing-masing satuan pendidikan pada setiap jenjang pendidikan maka pengembangan
kurikulum didasarkan pula atas Standar Kompetensi Lulusan pendidikan dasar dan
pendidikan menengah serta Standar Kompetensi satuan pendidikan.
c. Model kurikulum berbasis kompetensi
ditandai oleh pengembangan kompetensi berupa sikap, pengetahuan, keterampilan
berpikir, dan keterampilan psikomotorik yang dikemas dalam berbagai mata
pelajaran. Kompetensi yang termasuk pengetahuan dikemas secara khusus dalam
satu mata pelajaran. Kompetensi yang termasuk sikap dan ketrampilan dikemas
dalam setiap mata pelajaran dan bersifat lintas mata pelajaran dan
diorganisasikan dengan memperhatikan prinsip penguatan (organisasi horizontal)
dan keberlanjutan (organisasi vertikal) sehingga memenuhi prinsip akumulasi
dalam pembelajaran.
d. Kurikulum didasarkan pada prinsip bahwa
setiap sikap, keterampilan dan pengetahuan yang dirumuskan dalam kurikulum
berbentuk Kemampuan Dasar dapat dipelajari dan dikuasai setiap peserta didik
(mastery learning) sesuai dengan kaedah kurikulum berbasis kompetensi.
e. Kurikulum dikembangkan dengan
memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan perbedaan dalam
kemampuan dan minat. Atas dasar prinsip perbedaan kemampuan individual peserta
didik, kurikulum memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memiliki
tingkat penguasaan di atas standar yang telah ditentukan (dalam sikap,
keterampilan dan pengetahuan). Oleh karena itu beragam program dan pengalaman
belajar disediakan sesuai dengan minat dan kemampuan awal peserta didik.
f. Kurikulum berpusat pada potensi,
perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta lingkungannya.
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik berada pada
posisi sentral dan aktif dalam belajar.
g. Kurikulum harus tanggap terhadap
perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni. Kurikulum
dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, budaya, teknologi,
dan seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu konten kurikulum harus
selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, teknologi, dan seni;
membangun rasa ingin tahu dan kemampuan bagi peserta didik untuk mengikuti dan
memanfaatkan secara tepat hasil-hasil ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
h. Kurikulum harus relevan dengan
kebutuhan kehidupan. Pendidikan tidak boleh memisahkan peserta didik dari lingkungannya
dan pengembangan kurikulum didasarkan kepada prinsip relevansi pendidikan
dengan kebutuhan dan lingkungan hidup. Artinya, kurikulum memberikan kesempatan
kepada peserta didik untuk mempelajari permasalahan di lingkungan masyarakatnya
sebagai konten kurikulum dan kesempatan untuk mengaplikasikan yang dipelajari
di kelas dalam kehidupan di masyarakat.
i.
Kurikulum
diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta
didik yang berlangsung sepanjang hayat. Pemberdayaan peserta didik untuk
belajar sepanjang hayat dirumuskan dalam sikap, keterampilan, dan pengetahuan
dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan budaya belajar.
j.
Kurikulum
dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah
untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan
nasional dikembangkan melalui penentuan struktur kurikulum, Standar
Kemampuan/SK dan Kemampuan Dasar/KD serta silabus. Kepentingan daerah
dikembangkan untuk membangun manusia yang tidak tercabut dari akar budayanya
dan mampu berkontribusi langsung kepada masyarakat di sekitarnya. Kedua
kepentingan ini saling mengisi dan memberdayakan keragaman dan kebersatuan yang
dinyatakan dalam Bhinneka Tunggal Ika untuk membangun Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
k. Penilaian hasil belajar ditujukan
untuk mengetahui dan memperbaiki pencapaian kompetensi. Instrumen penilaian
hasil belajar adalah alat untuk mengetahui kekurangan yang dimiliki setiap
peserta didik atau sekelompok peserta didik. Kekurangan tersebut harus segera
diikuti dengan proses perbaikan terhadap kekurangan dalam aspek hasil belajar
yang dimiliki seorang atau sekelompok peserta didik.
- Tabel Perbandingan KTSP dan
KURTILAS
|
No
|
Perbedaan
|
Kurikulum 2006 (KTSP)
|
Kurikulum 2013 (KURTILAS)
|
|
1.
|
Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan
|
Tujuan
pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan mengacu
kepada tujuan umum pendidikan berikut.
1.
Tujuan pendidikan dasar
adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
mengikuti pendidikan lebih lanjut.
2. Tujuan
pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian,
akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut.
3. Tujuan
pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
4.
KTSP
( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ) disusun dalam rangka memenuhi amanat
yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia Nomer 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
|
Pendidikan dasar dan menengah,
dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, bertujuan membangun landasan bagi
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang:
1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur;
2. berilmu, cakap, kritis, kreatif,
dan inovatif;
3. sehat, mandiri, dan percaya diri;
dan
4. toleran, peka sosial, demokratis,
dan bertanggung jawab.
|
|
2.
|
Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
|
Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan
menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai
berikut.
1.
Kelompok
mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2.
Kelompok
mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3.
Kelompok
mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4.
Kelompok
mata pelajaran estetika
5.
Kelompok
mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan
|
Ditinjau dari manajemen sekolah,
maka KTSP pada dasarnya merupakan bentuk perencanaan satuan pendidikan pada
bidang intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler untuk mencapai visi,
misi, dan tujuannya.
Dokumen KTSP
pada jenjang pendidikan dasar dan menengahsetidak-tidaknya meliputi:
1.
Kurikulum
nasionalyang terdiri dari Rasional, Kerangka Dasar Kurikulum, Struktur
Kurikulum, Deskripsi Matapelajaran, KI dan KD, dan Silabus untuk satuan
pendidikan terkait.
2.
Kurda
yang terdiri dari KD dan Silabus yang dikembangkan oleh daerah yang
bersangkutan, dengan acuan KI yang dikembangkan pada kurikulum nasional
3.
Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
4.
Kegiatan
kurikuler (intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler)
5.
Kalender
Pendidikan.
|
|
3.
|
Sistem yang digunakan
|
Dalam kurikulum 2006 yang digunakan Standar Kompetensi dan
Kompetensi dasar
Berbasis mata pelajaran, masing-masing disiplin ilmu dibahas
atau dikelompokkan dalam satu mata pelajaran.
|
Dalam kurikulum 2013 yang digunakan Kompetensi Inti (KI)
Berbasis tematik, sehingga dalam pembelajaran yang digunakan
adalah tema-tema yang menjadi acuan atau bahan ajar.
|
|
4.
|
Silabus yang digunakan
|
Silabus yang digunakan adalah silabus yang dibuat oleh
masing-masing satuan pendidikan yang berdasarkan silabus nasional.
|
Silabus yang digunakan adalah silabus dari pusat, sehingga
seluruh indonesia menggunakan silabus yang sama.
|
|
5.
|
Mata pelajaran pancasila
|
Dalam kurikulum 2006, mata pelajaran pendidikan pancasila
ditiadakan dan diganti dengan mata pelajaran pendidikan
kewarganegaraan.
|
Dalam kurikulum 2013, mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan
dirubah menjadi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
|
|
6.
|
Implementasi kurikulum
|
Dalam kurikulum 2006, sistem yang digunakan adalah
penjurusan.
|
Dalam kurikulum 2013, sistem yang digunakan adalah
peminatan.
|
|
7.
|
Beban belajar siswa
|
Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata
pelajaran yang terlalu kompleks melebihi kemampuan siswa.
|
Beban belajar siswa lebih sedikit dan disesuaikan dengan
kemampuan siswa
|
|
8.
|
Proses penilaian
|
Berfokus pada pengetahuan melalui penilaian output
|
Berbasis kemampuan
melalui penilaian proses dan output
|
|
9.
|
Penilaian
|
Menekankan aspek kognitif
Test menjadi cara penilaian yang dominan
|
Menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara
proporsional Penilaian test dan portofolio saling melengkapi
|
|
10.
|
Pendidik dan Tenaga Kependidikan
|
Memenuhi kompetensi profesi saja Fokus pada ukuran kinerja
PTK
|
Memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial,
dan personal motivasi mengajar
|
|
11.
|
Pengelolaan Kurikulum
|
1. Satuan pendidikan mempunyai
kebebasan dalam pengelolaan kurikulum
2. Terdapat kecenderungan satuan
pendidikan menyusun kurikulum tanpa mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan, kebutuhan
peserta didik, dan potensi daerah
3. Pemerintah hanya menyiapkan sampai
standar isi mata pelajaran (Satuan pendidikan mempunyai kebebasan dalam
pengelolaan kurikulum)
|
1.
Pemerintah
Pusat dan Daerah memiliki kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di
tingkat satuan pendidikan
2.
Satuan
pendidikan mampumenyusun kurikulum dengan mempertimbangkan kondisi satuan
pendidikan, kebutuhan peserta didik, dan potensi daerah
3.
(Pemerintah
Pusat dan Daerah memiliki kendali kualitas dalam pelaksanaan kurikulum di
tingkat satuan pendidikan)
|
RENCANAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) TEMATIK
Nama Sekolah : .................................
Tema : Kegemaran
Kelas/Semester : I
/ 1
Alokasi Waktu : 2 minggu
Standar Kompetensi :
1.
IPS :
Memahami identitas diri dan keluarga serta sikap saling
menghormati
dalam kemajemukan keluarga.
2.
IPA
: Mengenal berbagai sifat benda
dan kegunaanya melalui pengamatan
perubahan bentuk-bnetuk
3.
PKN
:
Membiasakan hidup tertib di rumah dan di sekolah.
4.
Matematika : Menggunakan pengukuran waktu
dan panjang..
5.
Bahasa
Indonesia :
·
Mendengarkan : Memahami bunyi bahasa,
perintah dan dongeng yang
dilisankan.
·
Berbicara
:
Mengungkapkan fikiran, perasaan, dan informasi secara lisan
dengan perkenalan dan tegur sapa,
pengenalan, benda dan
fungsi anggota tubuh, dan deklamasi.
·
Membaca
: Memahami teks pendek
dengan membaca nyaring.
·
Menulis
:Menulis permulaan
dengan menjiplak menebalkan,
mencontoh, melengkapi, dan menyalin.
6. Seni Budaya : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekpresikan diri melalui karya seni tari.
Kompetensi Dasar :
1.
IPS
:
·
Menunjukkan
sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga.
2.
IPA
:
·
Mengenal
benda yang dapat diubah bentuknya.
·
Mengidentifikasikan
kegunaan benda di lingkungan sekitar.
3.
PKN
:
·
Melaksanakan
tata tertib di rumah dan di sekolah
4.
Matematika
:
·
Menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan waktu
·
Mengelompokkan
berbagai bangun ruang sederhana ( balok, prisma, tabung, bola
dan
kerucut )
5. Bahasa Indonesia :
·
Membedakan
bunyi bahasa.
·
Menyebutkan
tokoh-tokoh dalam cerita
·
Menyapa
orang lain dengan kalimat sapaan yang tepat dan bahasa yang santun.
·
Membaca
nyaring suku kata dan kata dengan lafal yan tepat.
·
Membaca
nyaring kalimat sederhana dengan lafal dan intonasi yang tepat.
·
Menjiplak
berbagai bentuk gambar, lingkaran, dan bentuk huruf.
·
Menebalkan
berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bentuk huruf.
·
Mencontoh
huruf , kata, atau kalimat sederhana dari buku atau papan tulis dengan
benar.
·
Melengkapi
kalimat yang belum selesai berdasarkan gambar
6. Seni Budaya dan Keterampilan :
·
Menunjukkan
sikap apresiatif terhadap gerak tari menurut tingkatan tinggi rendah.
Tujuan Pembelajaran:
·
Siswa
dapat mengidentifikasi hidup rukundantidak rukun.
·
Siswa
dapat menjelaskan akibat tidak menjaga kerukunan
·
Siswa
dapat merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·
Siswa
dapat menjelaskan bentuk, ukuran,rasa., bau, permukaan benda suatu objek.
·
Siswa
dapat menjelaskan contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·
Siswa
dapat menjelaskan manfaat mematuhi tata tertib dan akibat tidak
mematuhinya.
·
Siswa
dapat mengukur panjang dengan satuan tidak baku
·
Siswa
dapat membandingkan dan menunjukkan perbedaan hasil ukur benda dengan
satuan
tak baku.
·
Siswa
dapat melaksanakan perintah sesuai petunjuk pengerjaannya.
·
Siswa
dapat mendeskripsikan benda-benda disekitar ( alat bermain )
·
Siswa
dapat membaca teks pendek dengan intonasi dan lafal yang benar.
·
Siswa
dapat membaca dengan tempat jeda pendek dan jeda panjang.
·
Siswa
dapat menjiplak dan menebalkan huruf dan gambar.
·
Siswa
dapat menyalin huruf, kata, dan kalimat dari buku atau papan tulis dengan
benar.
·
Siswa
dapat melengkapi kalimat yang belum selesai.
·
Siswa
dapat membuat kalimat berdasarkan gambar.
·
Siswa
dapat menulis puisi dengan huruf lepas dan dapat dibaca orang lain.
·
Siswa
dapat menyebutkan jenis iringan tarian dengan alat musik perkusi.
·
Siswa
dapat memilih unsur gerak tarian sesuai dengan iringan.
Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
Kerja sama ( Cooperation )
Toleransi ( Tolerance )
Percaya diri ( Confidence )
Keberanian ( Bravery )
Materi Ajar ( Materi Pokok ) :
·
Peristiwa
masa kecil
·
Hidup
rukun dalam perbedaan.
·
Operasi
hitung bilangan.
·
Pengucapan
bunyi atau suara tertentu di sekitar
·
Pelafalan
bunyi bahasa
·
Kalimat
sapaan
·
Membaca
kata dan kalimat.
·
Menjiplak
dan menebalkan huruf, kata dan kalimat
·
Unsur
– unsur bunyi dan musik melalui pengalaman music
·
Gambar
barang budaya/ alami.
Metoda Pembelajaran :
·
Ceramah
·
Diskusi
·
Tanya
jawab.
·
Demontrasi.
·
Pemberian
tugas.
Langkah-langkah pembelajaran :
A. Kegiatan awal :
Apresepsi/ Motivasi :
- Mengisi
daftar kelas , berdoa, mempersiapkan materi ajar, model, alat peraga.
- Memperingatkan
cara duduk yang baik ketika menulis, membaca.
- Mengumpulkan
tugas/ PR
B. Kegiatan inti :
Minggu ke 1
Pertemuan pertama : 3 x
35 menit ( IPA, PKN, Matematika)
·
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
·
Melalui
penjelasan guru dan peragaan, siswa menjelaskan cara merawat tanaman dan hewan
peliharaan.
·
Menjelaskan
perlunya merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·
Menjelaskan
hal-hal yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·
Melalui
pengamatan dan demontrasi siswa mengenal pengukuran dengan satuan tak
baku.
·
Menjelaskan
manfaat dari mematuhi peraturan di rumah.
·
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
·
Menyebutkan
kewajiban kita dalam merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·
Menyebutkan
manfaat merawat tanaman dan hewan peliharaan.
·
Melalui
penjelasan guru dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, siswa menyebutkan
beberapa contoh tata tertib/ peraturan yang dibuat oleh orang tua di
rumah.
·
Menyebutkan
beberapa contoh peraturan yang dilaksanakan di sekolah.
·
Mengukur
panjang dan lebar benda dengan satuan tak baku jengkal.
·
Mencatat
hasil pengukuran tiap benda dengan cermat sebagai bahan laporan.
·
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
·
Guru
bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
·
Guru
bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan
Alat dan Sumber Belajar
Buku Sumber :
·
Buku
Pengetahuan sosial SD kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·
Buku
Sains SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·
Buku
Pendidikan Kewarganegaraan kelas 1 SD , Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
·
Buku
Pelajaran Matematika SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.
·
Buku
Bina Bahasa Idonesia dan Sastra SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang
relevan
·
Buku
Saya Ingin Terampil dan Kreatif D kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.
·
Buku
Piwulang Basa SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan.
Alat Peraga :
·
tambang,
tali, pita, lidi,
·
Gambar
keluarga dari majalah / foto keluarga.
·
Kartu
huruf
·
Kartu
bilangan.
Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses
dan sesudah pembelajaran
|
Indikator Pencapaian Kompetensi
|
Penilaian
|
||
|
Teknik
|
Bentuk
Instrumen
|
Contoh
Instrumen
|
|
|
1.IPA :
·
Merawat
tanaman atau hewan
peliharaan
·
Menceritakan
alasan perlunya
merawat merawat dan
memelihara lingkungan
·
Menjelaskan
bentuk, ukuran, warna, rasa, bau, permukaan benda suatu objek
2.PKN :
·
Menyebutkan
beberapa contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·
Menjelaskan
manfaat mematuhi tata tertib.
·
Menjelaskan
akibat tidak patuh pada tata tertib
4. Matematika :
·
Mengukur
panjang suatu benda dengan satuan tak baku.
·
Menunjukkan
perbedaan hasil-hasil pengukuran panjang dengan satuan tak baku.
·
Mengukur
dan membandingkan panjang benda dengan satuan baku yang tidak sama.
|
Tes lisan Tes tertulis
|
Uraian
isian
|
1.IPA :
·
Bagaimana
cara merawat tanaman atau hewan peliharaan
·
Ceritakanlah
alasan perlunya merawat merawat dan memelihara lingkungan
·
Jelaskanlah
bentuk, ukuran, warna, rasa, bau, permukaan benda suatu objek
2.PKN :
·
Sebutkanlah
beberapa contoh tata tertib di rumah dan di sekolah.
·
Jelaskanlah
manfaat mematuhi tata tertib.
·
Jelaskanlah
akibat tidak patuh pada tata tertib
3.Matematika :
·
Bagaimana
cara mengukur panjang suatu benda dengan satuan tak baku.
·
Tunjukkanlah
perbedaan hasil-hasil pengukuran panjang dengan satuan tak baku.
·
Bagaimana
cara mengukur dan membandingkan panjang benda dengan satuan baku yang tidak
sama.
|
Kriteria Penilaian
1. Produk ( hasil diskusi )
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
|
Konsep
|
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
|
4
3
2
1
|
2. Performansi
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
2.
|
Kerjasama
Partisipasi
|
* bekerjasama
* kadang-kadang kerjasama
* tidak bekerjasama
* aktif berpartisipasi
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
|
4
2
1
4
2
1
|
3. Lembar Penilaian
|
No
|
Nama Siswa
|
Performan
|
Produk
|
Jumlah Skor
|
Nilai
|
|
|
Kerjasama
|
Partisipasi
|
|||||
|
1.
2.
3.
4.
5.
7.
8.
9.
10.
|
|
|||||
CATATAN :
Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
............, ......................20 ...
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Tematik
kelas 1
.................................. ..................................
NIP / NIK : NIP
/ NIK :
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP ) KTSP
Sekolah : ..........................
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas I Semester : IV/I
Alokasi Waktu : 1 jam pelajaran @ 35 menit
Pertemuan
ke- 1
I. Standar Kompetensi
1. Memahami sejarah, kenampakan alam dan
keragaman suku bangsa di lingkungan kebupaten/kota dan provinsi
II. Kompetensi Dasar
1.1 Membaca peta lingkungan setempat
(kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana
III. Tujuan Pembelajaran**
¨ Siswa dapat Membaca peta lingkungan
setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana
dengan penanaman nilai ketelitian
( carefulness)
v Karakter
siswa yang diharapkan :
¨
Kreatif , Komunikatif
IV. Materi Pokok
§ Membaca peta lingkungan setempat dengan
menggunakan skala sederhana
V. Kegiatan Pembelajaran (Pertemuan 1 )
Pertemuan 1
·
Kegiatan
awal
-
Tanya
jawab seputar peta dan simbolnya
-
Siswa
diajak menyanyi lagu ”Dari Sabang sampai Mereauke”
·
Kegiatan
inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Siswa dapat Membaca peta lingkungan setempat
(kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala sederhana secara Disiplin ( Discipline ) dan perhatian
(respect) .
F memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya,
secara hormat dan perhatian (respect ),.
F melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap
kegiatan pembelajaran; dan
F memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di
laboratorium, studio, atau lapangan
dengan cara Disiplin ( Discipline ), Tekun ( diligence ) , Jujur ( fairnes ) dan
teliti ( carefulness).
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Siswa ditugasi membaca lambang/simbol pada peta
F Menunjukkan tempat-tempat penting dalam peta
F membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang
beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
F memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas,
diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun
tertulis;
F memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis,
menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut dengan penanaman nilai disiplin ( Discipline );
F memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif
dan kolaboratif;
F memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat
untuk meningkatkan prestasi belajar;
F memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi
yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja
individual maupun kelompok;
F memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen,
festival, serta produk yang dihasilkan;
F memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri
peserta didik.
§ Konfirmasi
Dalam kegiatan
konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui
siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan
pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
·
Kegiatan
Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Menugasi anak maju membaca peta dan menunjukkan
tempat-tempat penting di daerah kabupaten/kota, dan provinsi tempat tinggalnya
VI. Alat dan Sumber Bahan
§ Alat Peraga : Peta/atlas/globe dan peralatan menggambar
§ Sumber :
Buku IPS kelas IV SD
Buku
pendamping yang relevan
VII. Penilaian
|
Nilai
Budaya Dan Karakter Bangsa
|
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Instrumen
|
Instrumen/ Soal
|
|
§ Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk
menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
§
Komunikatif : Tindakan yang
memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang
lain
|
§
Membaca lambang/simbol dalam
peta kabupaten/kota dan provinsi di lingkungan tempat tinggalnya dengan
menggunakan skala sederhana
§
Menunjukkan tempat-tempat penting di
kabupaten/kota daerah tempat tinggalnya pada peta seperti tempat bersejarah,
pelabuhan laut/udara, dan lain-lain
§
Menunjukkan daerah tempat tinggalnya
(kabupaten/kota)
§
Menunjukkan ibukota dan namanya di
provinsi tempat
tinggalnya
§
Menggambar peta kabupaten/kota dan atau
provinsi tempat
tinggalnya dengan rnenggunakan skala sederhana
|
Tes Tulis
|
Uraian
|
Bacakan peta
lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi) dengan menggunakan skala
sederhana
Apakah yang dimaksud legenda pada sebuah
peta?
Jelaskan manfaat skala dalam peta!
Apa artinya skala 1 : 1.000.000 dalam suatu
peta?
Tulislah apa saja tempat-tempat penting
yang ada di daerah tempat tinggalmu!
Tulislah langkah-langkah menggambar peta!
|
Format
Kriteria Penilaian
& Produk ( hasil diskusi )
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
|
Konsep
|
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
*
semua salah
|
4
3
2
1
|
& Performansi
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
2.
|
Pengetahuan
Sikap
|
*
Pengetahuan
*
kadang-kadang Pengetahuan
*
tidak Pengetahuan
*
Sikap
*
kadang-kadang Sikap
*
tidak Sikap
|
4
2
1
4
2
1
|
Lembar
Penilaian
|
No
|
Nama Siswa
|
Performan
|
Produk
|
Jumlah Skor
|
Nilai
|
|
|
Pengetahuan
|
Sikap
|
|||||
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
|
|
|
|
|
|
|
CATATAN
:
Nilai = ( Jumlah
skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka
diadakan Remedial.
............, ......................20 ...
Mengetahui
Kepala
Sekolah Guru
Mapel IPS
.................................. ..................................
NIP / NIK : NIP
/ NIK :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar